CARAPANDANG - Memasuki hari ke lima, tim INASAR masih melakukan pencarian korban terdampak gempa di area Jade Hotel, Naypyitaw, Myanmar. Pihaknya menurunkan tim Alfa dan Charlie beserta K9 dan medis dalam proses pencarian.
Chief of Operation Tim INASAR, Asnawi Suroso menyampaikan pada pagi hari tim berkoordinasi bersama tim USAR Myanmar, Vietnam, Singapura, dan Filipina. Dalam operasi kali ini pihaknya memfokuskan pencarian di empat titik.
"Tim Myanmar dan Vietnam melaksanakan pencarian di titik pertama, tim Filipina tim kedua. Lalu INASAR titik ketiga, dan Singapura bersama beberapa personel INASAR di titik keempat," ujar Asnawi lewat keterangannya, Sabtu (5/4/2025).
Pencarian korban hari ini, tim INASAR membuat inspection hole untuk memeriksa adanya keberadaan korban dengan melakukan asesmen menggunakan K9. Selanjutnya asesmen dilakukan dengan menggunakan search cam.
"Di titik yang ketiga tim INASAR kurang lebih membuat 15 inspection hole, selanjutnya dilakukan assesmen menggunakan K9 dan search cam. Namun hasil visual dari search cam, K9 maupun bau menyengat yang diduga keberadaan korban masih nihil," ucapnya.
Bersama dengan Tim USAR Singapura, Tim INASAR join operation untuk mengevakuasi korban yang sudah terlihat sebagian tubuhnya. Namun sampai sore hari masih belum bisa dievakuasi karena sulitnya kondisi korban yang tertimpa kolom struktur bangunan yang tidak stabil.