CARAPANDANG - Manajer Manchester City Pep Guardiola memuji Kevin De Bruyne sebagai salah satu gelandang terhebat dalam sejarah Liga Primer, setelah pemain asal Belgia itu mengonfirmasi bahwa dia akan mengakhiri karier gemilangnya selama 10 tahun bersama The Citizens saat kontraknya berakhir pada musim panas nanti.
"Selalu ketika Anda mengatakan yang terhebat, Anda harus berhati-hati untuk menghormati para pemain yang memainkan banyak peran dan pemain luar biasa yang telah bermain selama 20 atau 30 tahun terakhir di klub ini," kata Pep, dikutip dari laman resmi klub, Sabtu.
“Tapi ayolah, tidak diragukan lagi dia salah satu yang terhebat," tambah dia.
Selama satu dekade di City, pengaruh pemain yang kini berusia 33 tahun itu sangat besar karena membantu City memenangkan 19 trofi utama, meliputi enam gelar Liga Inggris, dua Piala FA, lima Piala Liga, satu Liga Champions, satu Piala Dunia Antarklub FIFA, satu Piala Super UEFA, dan tiga Community Shield.
De Bruyne telah tampil sebanyak 413 kali untuk City di semua kompetisi, dengan rincian meraih kemenangan 281 kali, seri 67 kali, dan kalah 65 kali.
Ia telah mencetak 106 gol dan memberikan 169 assist. Sebanyak 41 golnya dicetak dari luar kotak penalti, sementara tujuh gol lainnya dicetak dari tendangan bebas langsung. Dari jumlah assists-nya itu, sebanyak 118 assists terjadi di liga yang membuatnya menjadi pemegang assist terbanyak kedua sepanjang masa Liga Primer di bawah Ryan Giggs (162).