Jumlah anggota parlemen oposisi, termasuk Ketua Majelis Nasional Woo Won-sik dan anggota parlemen independen Kim Jong-min, berjumlah 192 orang. Untuk meloloskan mosi tersebut, diperlukan dukungan dari delapan anggota parlemen dari Partai Kekuatan Rakyat yang berkuasa.
Namun, partai yang berkuasa telah mengambil keputusan menentang mosi pemakzulan tersebut. Pengumuman darurat militer oleh Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol pada Selasa (3/12) malam memancing gejolak politik.
Bahkan, sejumlah menteri di kabinet Presiden Yoon kini menyatakan siap mundur dari jabatannya. Perdana Menteri Korsel, Han Duck-soo, hari ini menggelar pertemuan dengan menteri di kabinet Presiden Yoon.
Para menteri yang hadir mulai dari Menteri Keuangan Choi Sang-mok hingga Menteri Pendidikan Lee Ju-ho. Keduanya menyatakan siap mundur dari posisinya sebagai menteri.
"Saya tidak berniat melanjutkan jabatan saya," kata Menteri Kehakiman Park Sung-jae usai pertemuan dilansir Yonhap News Agency, Rabu (4/12/2014). Perdana Menteri Han meminta para menteri tersebut untuk tetap bertahan dalam jabatannya.
Ia meminta menteri-menteri di kabinet Presiden Yoon tetap bekerja demi kepentingan publik. "Saya meminta kabinet untuk memenuhi tanggung jawab Anda bersama dengan pejabat publik di semua kementerian untuk memastikan keselamatan masyarakat," katanya.