Putusan itu, kata dia, dijatuhkan Majelis Hakim agar terdapat keadilan dan pihaknya memiliki waktu untuk meneliti dan mempersiapkan pembelaan, saksi, maupun ahli untuk memberikan keterangan di persidangan.
Dalam kasus dugaan korupsi importasi gula di Kementerian Perdagangan pada tahun 2015–2016, Tom Lembong didakwa merugikan keuangan negara sebesar Rp578,1 miliar, antara lain, karena menerbitkan surat pengakuan impor atau persetujuan impor gula kristal mentah periode 2015–2016 kepada 10 perusahaan tanpa didasarkan rapat koordinasi antarkementerian serta tanpa disertai rekomendasi dari Kementerian Perindustrian.
Selain itu, ia turut mengapresiasi putusan sela Majelis Hakim yang menyatakan bahwa laporan audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait perkara dugaan korupsi importasi gula harus segera disampaikan kepada dirinya sebagai terdakwa.
Putusan itu, kata dia, dijatuhkan Majelis Hakim agar terdapat keadilan dan pihaknya memiliki waktu untuk meneliti dan mempersiapkan pembelaan, saksi, maupun ahli untuk memberikan keterangan di persidangan.
Dalam kasus dugaan korupsi importasi gula di Kementerian Perdagangan pada tahun 2015–2016, Tom Lembong didakwa merugikan keuangan negara sebesar Rp578,1 miliar, antara lain, karena menerbitkan surat pengakuan impor atau persetujuan impor gula kristal mentah periode 2015–2016 kepada 10 perusahaan tanpa didasarkan rapat koordinasi antarkementerian serta tanpa disertai rekomendasi dari Kementerian Perindustrian.