Maka dari itu, penting bagi pengidap obesitas untuk menurunkan berat badannya yang otomatis akan menurunkan LDL dan meningkatkan kadar kolesterol HDL.
3. Stres
Stres bisa meningkatkan kadar kolesterol darah dalam jangka panjang. Sebab, sebagian besar orang yang mengalami stres, ingin mengonsumsi makanan berlemak sebagai sarana menghibur diri.
Padahal, lemak jenuh dan kolesterol dalam makanan berkontribusi pada tingginya kadar kolesterol dalam darah.
4. Kebiasaan merokok
Merokok bisa meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, termasuk menjadi penyebab kolesterol LDL tinggi. Rokok dapat merusak dinding pembuluh darah, yang membuat arteri lebih rentan terhadap penumpukan lemak.
Bahkan, merokok dapat mengurangi kadar HDL, yang dapat memperburuk kondisi hiperkolesterolemia atau peningkatan kadar kolesterol dalam darah. Karena itu, sangat penting untuk berhenti merokok demi menjaga kesehatan.
5. Konsumsi alkohol berlebihan
Konsumsi alkohol yang berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL (Low-Density Lipoprotein) dalam darah. Hal ini terjadi karena alkohol memiliki efek yang kompleks pada metabolisme lipid dalam tubuh.
Agar dapat meminimalkan peningkatan kadar kolesterol LDL, jika kamu memilih untuk mengonsumsi alkohol, konsumsi minuman ini dalam jumlah moderat.