Konferensi tingkat tinggi (KTT) darurat negara-negara Arab menyepakati rencana rekonstruksi Jalur Gaza yang diusulkan tuan rumah Mesir pada Selasa (4/3).
Uni Emirat Arab (UEA) pada Sabtu (8/2) mengecam keras pernyataan yang dilontarkan oleh Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu, yang mengusulkan negara Palestina dapat didirikan di wilayah Arab Saudi.
Mengutip laman Turki, Anadolu Agency, Minggu, militer Amerika Serikat (AS) dan Inggris telah melakukan tiga serangan udara ke Yaman, tepatnya di wilayah barat laut, Saada. Namun Saada, yang dianggap sebagai benteng utama kelompok Houthi, dan menjadi gerbang menuju Arab Saudi mengingat keduanya berbagi perbatasan darat di sana.
Dilaporkan bagaimana serangan tersebut menghantam bandara internasional Sanaa dan target lain, mulai dari fasilitas militer hingga pembangkit listrik, Kamis waktu setempat. Kota Pelabuhan Hodeidah, Salif, dan Ras Kanatib di pantai barat Yaman juga menjadi target serangan.
Kementerian Luar Negeri Qatar menyatakan bahwa Doha menganggap serangan Israel sebagai perkembangan yang berbahaya dan serangan terang-terangan terhadap kedaulatan dan persatuan Suriah. Lembaga itu menyebut manuver ini adalah pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional.
Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul-Gheit pada Kamis (21/11) mengecam Amerika Serikat (AS), karena memberikan veto terhadap resolusi Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menyerukan gencatan senjata dan penghentian agresi Israel di Jalur Gaza.