Beranda Ekonomi Emas Naik Tipis 0,02 Persen Efek Suku Bunga

Emas Naik Tipis 0,02 Persen Efek Suku Bunga

Harga emas sedikit mengalami apresiasi sebesar 0,02% ke angka US$2.334,99/troy ons pada pukul 05:31 WIB

0
Istimewa

AS mengumumkan laju PCE bulanan (month to month/mtm) stagnan di 0,3% tetapi secara tahunan meningkat 2,7% pada Maret 2024.
PCE inti stagnan di 2,8% (yoy) pada Maret 2024. Kondisi ini menandai masih membandelnya inflasi AS sehingga bisa menghalangi The Fed memangkas suku bunga.

Pada beberapa kesempatan sebelumnya, pejabat The Fed termasuk Chairman The Fed Jerome Powell mengindikasikan pemangkasan masih lama. Pasalnya, inflasi AS masih kencang.

Data PCE adalah pertimbangan utama The Fed dalam menentukan kebijakan suku bunga.

Hal ini semakin menjauhi target The Fed yakni 2%. Jika inflasi AS masih cukup sulit ditekan, maka penurunan suku bunga AS akan sulit terjadi tahun ini. Bahkan beberapa survei menunjukkan bahwa The Fed tampaknya tidak akan memangkas suku bunganya (no landing).

Hingga saat ini, survei pelaku pasar yang terdapat dalam CME FedWatch Tool menunjukkan 44,4% meyakini The Fed mulai memangkas suku bunganya untuk pertama kalinya terjadi pada September 2024 sebesar 25 basis poin (bps) dan hingga Desember 2024, total pemangkasan suku bunga hanya terjadi satu kali.

Kebijakan hawkish The Fed akan melambungkan dolar AS dan imbal hasil US Treasury. Keduanya berdampak negatif ke emas. Penguatan dolar membuat konversi pembelian semakin mahal sehingga menurunkan permintaan emas. Emas juga tidak menawarkan imbal hasil sehingga kenaikan imbal hasil US Treasury akan membuat emas kurang menarik.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here