Beranda Ekonomi Jumlah Pemudik Berkurang, Ketua Asosiasi PKL: Ekonomi Rakyat Tidak Baik-baik Saja

Jumlah Pemudik Berkurang, Ketua Asosiasi PKL: Ekonomi Rakyat Tidak Baik-baik Saja

Menurutnya, salah satu faktor penyebab dari menurunnya jumlah pemudik tahun ini adalah perputaran ekonomi rakyat melalui UMKM makin lesu akibat daya beli rakyat makin menurun.

0
Ilustrasi/ Istimewa

CARAPANDANG –  Kondisi perekonomian masyarakat mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Ini menjadi alarm bagi pemerintahaan Presiden Prabowo Subianto untuk segera memperbaiki kondisi saat ini.

Ketua Umum  Asosiasi pedagang kaki lima (PKL), Ali Mahsun mengatakan penurunan kondisi ekonomi ini telah dirasakan oleh para PKL pada momen liburan Idulfitri 1446 Hijriah merupakan dampak dari penurunan jumlah pemudik pada tahun ini.

"Kementerian Perhubungan mengakui jumlah pemudik Lebaran 2025 sebanyak 146,48 juta. Artinya turun 24 persen dari 2024 sebanyak 193,6 juta pemudik," katanya, Rabu 2 April 2025.

Menurunnya jumlah pemudik pada tahun ini seharusnya tidak terjadi, sebab pemerintah telah melakukan berbagai upaya dalam membantu perekonomian masyarakat melalui program subsidi, bansos, hingga memberikan diskon tiket pesawat, tiket kereta api maupun memberikan bantuan bus gratis.

"Kenapa terjadi penurunan jumlah pemudik? Kenyataan ini harus jadi warning bagi pemerintah, bahwa perekonomian masyarakat sedang tidak baik-baik saja," katanya.

Menurutnya, salah satu faktor penyebab dari menurunnya jumlah pemudik tahun ini adalah perputaran ekonomi rakyat melalui UMKM makin lesu akibat daya beli rakyat makin menurun.

"Lebih dari 9,8 juta kelas menengah jatuh miskin sehingga mereka mengencangkan ikat pinggang di tengah beratnya beban hidup," ujar Sekretaris Lembaga Sosial Mabarot PBNU periode 2000-2005 tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here