Presiden baru Sri Lanka Anura Kumara Dissanayake pada Selasa (24/9) malam waktu setempat menyatakan pembubaran Parlemen Sri Lanka dan memerintahkan pemilihan umum digelar pada 14 November mendatang.
Pemungutan suara untuk pemilihan presiden (pilpres) di Sri Lanka dimulai pada Sabtu (21/9), dengan 17 juta lebih pemilih terdaftar akan memilih presiden untuk menjabat selama lima tahun ke depan di negara Asia Selatan itu.