Pengamat pasar uang yang juga Presiden Direktur PT Doo Financial Futures, Ariston Tjendra mengatakan nilai tukar (kurs) Rupiah berpotensi melemah karena kebijakan tarif Amerika Serikat (AS) yang akan diberlakukan mulai 2 April 2025.
Foto yang diabadikan di luar kantor Dewan Pengawas Minuman Beralkohol Ontario (Liquor Control Board of Ontario/LCBO) di Oakville, Ontario, Kanada, pada 4 Maret 2025 ini menunjukkan seorang pria sedang memperlihatkan layar ponsel yang menampilkan situs web LCBO yang tidak dapat diakses untuk sementara waktu karena dewan tersebut sedang melakukan penghapusan produk-produk Amerika Serikat (AS) sebagai respons atas penerapan tarif AS terhadap barang-barang dari Kanada. (Xinhua/Zou Zheng)