Nilai Tukar Rupiah Melemah, Airlangga: Naik Turun Biasa Aja

Airlangga menilai faktor eksternal lah  yang memengaruhi IHSG hingga kurs Rupiah yang melemah.

Mahfud Nilai UU TNI Baru Tidak Mengembalikan Dwifungsi ABRI

Mahfud MD menilai bahwa hasil dari revisi UU TNI ini justru memberikan penguatan terhadap konsep yang sudah lama ada.

Uni Eropa Dinilai Kurang Empati Terhadap Penderitaan Rakyat Palestina

Botenga juga mengkritik Uni Eropa yang kerap mengecam kondisi Gaza tanpa membahas penyebab utama memburuknya situasi di wilayah tersebut.

Pemerintah Targetkan Nilai Investasi Rp13.032 Triliun Selama Periode 2025-2029

Rosan menjelaskan hilirasi tidak terbatas hanya di sektor mineral, tapi hilirasi juga akan diperluas ke sektor yang lain, yakni pertanian, perikanan dan perkebunan.

PBB Menilai Sekarang Waktu Yang Tepat Untuk Mencapai Perdamaian di Ukraina

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menilai bahwa sekarang adalah waktu yang tepat untuk mencapai perdamaian di Ukraina.

Dukung Keamaanan Israel, AS akan Beri Bantuan Senjata Senilai Rp 129 Triliun

Menurut sumber  anonim bahwa usulan yang diajukan Joe Biden dalam rangka untuk mendukung keamanan jangka panjang Israel dengan memasok persediaan amunisi penting dan kemampuan pertahanan udara.

Vietnam Siap Bangun Kereta Cepat Senilai Rp1 Kuadriliun

Vietnam telah menyetujui pembangunan proyek kereta api cepat dengan biaya sekitar USD67 miliar (Rp1 kuadriliun). Kereta ini akan menghubungkan Hanoi di utara dan Kota Ho Chi Minh di Selatan, dilansir dari AP News.

Redam Kenaikan Harga, Jepang Setujui Paket Stimulus Ekonomi Senilai 250 miliar Dolar AS

Foto yang diabadikan pada 15 November 2023 ini menunjukkan orang-orang berjalan di sebuah persimpangan jalan di Tokyo, Jepang. (Xinhua/Zhang Xiaoyu)

Kejagung Nilai Lima Mendag Lain Tak Terkait dengan Kasus Tom Lembong

Kejaksaan Agung (Kejagung) menilai lima Menteri Perdagangan lain tidak terkait dengan kasus Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong sebagai tersangka terkait kasus korupsi impor gula di Kementerian Perdagangan (Kemendag) pada 2015-2016.